Detik-detik Akhir yang Mengharukan

Di dalam bangunan utama gedung Graha Sepuuh Nopember ITS telah berkumpul delapan tim dari berbagai Universitas di Indonesia. Delapan tim tersebut akan mengikuti lomba jembatan baja yang merupakan salah satu yang di lombakan dalam kegiatan kontes Jembatan Indonesia (KJI).

Lomba yang berlangsung tanggal 1 Desember 2012 ini berlangsung meriah dan medebarkan. Karena lomba yang mempunyai bentang enam meter, lebar satu meter dan tinggi tak lebih dari sepersepuluh dari panjang bentang ini berlangsung hingga detik-detik terakhir lomba. Catatan waktu tercepat di ambil oleh Politeknik Negri malang dengan membubuhkan waktu 26 menit 58 detik, kemudian di susul oleh Universitas Brawijaya.

Rasa haru sangat dirasakan oleh peserta yang telah menyelesaikan jembatan yang mereka buat. Apalagi oleh tim dari Institut Teknologi Bandung yang menyelesaikan pada menit- menit terakhir.  Kekompakan dari sebuah tim sangatlah penting dalam lomba ini. Karena dengan bentang jembatan yang lumayan panjang mereka (Red para peserta) hanya deberi waktu selama dua jam untuk menyusun ulang potongan-potongan jembatan yang telah mereka persiapkan sebelumnya.

Tak ayal jika ada sebuah tim yang gagal menyelesaikan jembatan yang mereka buat. Salah satu tim yang kurang beruntung itu berasal dari Institut Teknologi Nasional(ITENAS). Tim mereka sebenarnya telah menyelesaikan sambungan rangka jauh lebih cepat dari Tim Institut Teknologi Bandung. Namun sayang mereka (Red Tim ITENAS) kesulitan melakukan Launching jembatan ( meletakkan jembatan pada pondasi). Hingga waktu lomba berakhir mereka tetap bersemengat untuk melakukan Launching jembatan, namun sayang tetap gagal.

Hingga akhirnya mereka meletakkan jembatan yang mereka buat dengan mengangkat langsung (tanpa alat). Walawpun rasa kecewa teramat dalam karena harapan tipis untuk menang, namun mereka tetap tegar dan akhirnya mereka berhasil menyelesaikan jembatan yang mereka buat selang sepuluh menit dari waktu lomba.

Selain itu. Lomba KJI ini juga melombakan Jembatan busur. Lomba katagori ini pula berlangsung pada hari Sabtu, 1 Desember 2012. Jembatan yang mempunyai bahan dasar kayu Rotan ini di Ikuti Oleh delapan tim. Mulai dari politeknik jakarta, Universitas Yogyakarta, dan masih banyak lagi.

Jembatan-jembatan yang mereka(Red Para peserta) buat sangat variatif dan Inovatif yang tak lepas dari unsur keindahan dan juga unsur kekuatan tentunya. Lomba dalam katagori ini di uji coba dengan memberikan pembebanan sebesar lima kilogram yang ditaruh ditengah-tengah bentang.

Lomba yang membandingkan nilai penurunan dengan berat jembatan itu sendiri  berlangsung di pelataran gedung Graha Sepuluh Nopember. Lomba ini pun bersebelahan dengan lomba kontes Bangunan Gedung Indonesia. Lomba cabanng ini hanya mempunyai satu jenis lomba saja yaitu berupa konstruksi bangunan saja.

Lomba yang mempunyai tema Rumah Kayu Inovatif Tahan Gempa ini di ikuti oleh sembilan Tim dengan rincian tiga Tim pada tanggal 1 Desember 2012, sedangkan enam tim lainnya pada tanggal 2 Desember 2012. Lomba ini di buka dengan penampilan dari tuan rumah yaitu Idari Tekni Sipil TS yang juga bersaing dengan dua tim lainnya yaitu politeknik negeri Bandung dan Politeknik Negeri Jakarta.

Lomba ini pun tak kalah meriah dengan lomba jembatan yang berada di dalam Gedung Graha yang penuh dengan yel-yel suporter masing-masing tim yang senantiasa memberikan dukungan timnya. Kontes Jembatan Indonesia dan Kontes Bangunan Gedung Indonesia ini akan di tutup pada hari Ahad tanggal 2 Desember 2012 yang juga di iringi dengan pengumuman para pemenang dan juga pembagian hadiah./njb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>