Hari Kedua KJI KBGI, Jembatan Kayu Siap Berlomba

Graha Institut Teknologi Sepuluh Nopember  Surabaya, Minggu  02 Desember 2012

 

Kompetisi Jembatan Indonesia ke-8 (KJI VIII) dan Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia ke-4 (KBGI IV) memasuki hari kedua. Kemarin (01/12), dilaksanakan KJI dan KBGI untuk kompetisi jembatan baja dan jembatan bentang panjang atau busur dengan diikuti masing-masing oleh finalis dalam tim sejumlah 8 finalis dan KBGI oleh 9 finalis namun kurang 3 finalis yang direncanakan hari ini akan dilanjutkan .

 

Hari ini dilaksanakan kompetisi lanjutan dengan agenda KJI untuk kompetisi jembatan kayu yang diikuti 8 finalis serta KBGI yang diikuti 3 finalis. Para finalis kompetensi jembatan kayu dari perguruan tinggi atau universitas serta nama timnya antara lain  Institut Teknologi Bandung (E-ZWA 32), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (S-52), Universitas Brawijaya (Bhatara), Universitas Muhammadiyah Malang (Dealictical Der Aufklarung), Poltek Negeri Semarang (Pandawa), Institut Teknologi Nasional Bandung (Agni Mahasaktika), Universitas Indonesia (Lokatara), dan Poltek Negeri Bandung (Pandawa Lima). Sedangkan 3 tim untuk KBGI yang melaksanakan kompetisi hari ini antara lain Universitas Gunadarma (Tim Casstigliano), Universitas Negeri Malang (D’Cremona), dan Universitas Negeri Yogyakarta (Bandung Bondowoso 01). Selain dari kompetisi yang memang diagendakan, kompetisi KJI jembatan baja hari ini akan melanjutkan uji yang kemarin belum selesai.

 

Sesuai jadwal yang ada, saat ini tengah dilaksanakan perakitan jembatan kayu dengan durasi dua jam. Kemudian akan dilaksanakan pengujian jembatan kayu hingga tahap terakhir yakni jembatan kayu yang sudah sesuai kriteria pengujian akan dipindahkan ke lokasi pamer, begitu juga dengan jembatan baja. Sedangkan untuk KBGI, seperti kemarin setelah dilaksanakan perakitan dengan alokasi waktu 2 jam akan dilanjutkan dengan uji pembebanan dan terakhir bangunan yang sudah sesuai kriteria akan dipindahkan ke Pitsop (tempat meletakkan perlengkapan,red) masing-masing.

 

Proses penentuan pemenang KJI didasarkan dari  beberapa kriteria yang nantinya akan ditentukan Juara I,II,dan III untuk masing-masing kategori (jembatan baja, jembatan kayu, dan jembatan bentang panjang atau busur), begitu juga dengan KBGI. Selain itu juga akan diberikan 6 penghargaan baik KJI maupun KBGI dengan kategori untuk KJI antara lain jembatan terkokoh, jembatan dengan kesesuaian implementasi terhadap rancangan terbaik, jembatan terindah, waktu pelaksanaan tercepat, K3 terlengkap, dan metode konstruksi terealistis. Sedangkan 6 penghargaan untuk KBGI diberikan dengan kategori terhadap struktur bangunan gedung antara lain  unsur keindahan/estetika, keinovasian dalam rancang-bangun, kesesuaian implementasi terhadap rancangan, kinerja struktural, serta metode pelaksanaan konstruksi. (snt)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>